Ayo Selamatkan Golkar!

Seperti yang kita semua saksikan telah terjadi suatu polarisasi politik antara Pemerintah dan Parlemen. Di mana kemudian menempatkan posisi Partai Golkar menjadi suatu Partai yang sangat strategis dan akan menentukan peta politik Nasional ke depan.
Ini membuat betapa pentingnya Musyawarah Nasional Partai Golkar bagi nasib segenap Bangsa Indonesia ke depan.
Oleh karena untuk dapat menempatkan Partai Golkar pada suatu posisi yang kuat dan bermartabat perlu kiranya, saya secara pribadi mengingatkan seluruh Kader Partai Golkar dengan apa yang sudah digariskan sebagai kebijakan Partai dalam kaitan tersebut. Ada pun kebijakan Partai tersebut adalah sebagai berikut:

Berdasarkan Program Umum Partai Golongan Karya Tahun 2009-2014 pada Pendahuluan

Alinea Keempat menyatakan:
“ Partai Golkar ditengah perkembangan situasi politik yang dinamis harus terus dan senantiasa memberikan kontribusi kepada seluruh aspek pembangunan bangsa. Untuk dapt berkontribusi dalam berbagai aspek, Partai Golkar harus berada dalam kondisi yang sehat, kuat, dan dinamis. Melihat kondisi dan realita yang ada, berdasarkan perkembangan politik 2004-2009, Partai Golkar harus memberikan perhatian yang serius terhadap eksistensinya sebagai salah satu partai besar yang telah memiliki banyak pengalaman dalam kancah perpolitikan nasional”.

Alinea Ketujuh menyatakan:
“ Kecenderungan penurunan kekuatan Partai Golkar akan terus berlangsung bila tidak ada upaya untuk menahan laju tersebut dan berusaha untuk menemukan faktor pengungkit (leverage factor) bagi kebangkitan partai. Partai Golkar harus melakukan refleksi dengan menghadirkan rasa keprihatinan terhadap kondisi partai meskipun harus tetap dibarengi dengan optimisme yang tinggi. Tanpa hadirnya rasa keprihatinan, pengelolaan Partai akan berjalan sebagaimana biasa seolah tidak ada ancaman sama sekali. Tanpa hadirnya rasa keprihatinan akan sulit bagi Partai Golkar untuk menemukan cara-cara baru menghadapi perubahan lingkungan strategis”.

Berdasarkan Misi Partai Golkar pada poin Ketiga menyatakan:
“ Misi Partai Golkar adalah mewujudkan pemerintahan yang efektif dengan tata pemerintahan yang baik, bersih, berwibawa dan demokratis”.

Sesuai dengan Pernyataan Politik pada Munas VIII partai Golkar Tahun 2009 pada Poin Ketiga, menyatakan bahwa:
“Partai Golkar menyatakan komitmennya dan secara konsisten mendukung pemberantasan tindak pidana korupsi secara tegas, adil tanpa pandang bulu, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip supremasi dan kepastian hukum demi terwujudnya dengan segera pemerintahan yang bersih dan efektif. Dalam kaitan ini, Partai Golkar dengan tegas menyatakan dukungan politiknya bahwa eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kuat dan independen masih relevan dan dibutuhkan bersama-sama dengan pemberdayaan Kejaksaan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang fungsional dan profesional sebagai penegak hukum, dengan mengacu kepada prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia”.

Dengan demikian sesuai dengan kebijakan di atas saya pribadi meminta kepada KPK  dan PPATK untuk dapat membuka rekam jejak kepada seluruh Kader Partai Golkar mau pun Publik, berkaitan dengan rekam jejak dan integritas dari semua Calon Ketua Umum yang akan berkompetisi di Munas Golkar mendatang. Hal ini ditujukan untuk dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Partai Golkar ke depan dan juga menunjukkan keseriusan Partai Golkar dalam hal pemberantasan Korupsi.
Saya mempunyai keyakinan bahwa semua Calon Ketua Umum pun tidak keberatan jika rekam jejak dan integritas mereka dibuka kepada Publik. Karena mereka akan menjadi calon-calon Pemimpin Nasional ke depan.
Semoga Allah memberkati Partai Golkar dan kita semua.

Poempida Dan Masalah TKI

Konsep Manajemen Kerja BNP2TKI
Oleh Dr. Poempida Hidayatulloh

Masalah TKI adalah masalah harjat dan martabat Bangsa Indonesia dan bukan hanya sekedar untuk solusi menjawab kurangnya penciptaan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu BNP2TKI harus dapat menjadi tulang punggung bagi tegaknya konstitusi terutama dlaam hal: “…melindungi segenap Bangsa Indonesia”.
BNP2TKI ke depan harus menunjukkan panguatan pada basis pengawasan dan perlindungan bagi para TKI.
Ketegasan dalam konteks pengawasan harus didukung dengan penegakan hukum dalam hal penempatan yang seringkali terjadi eksploitasi berlebih. Sehingga akan terjadi efek jera bagi para mafia TKI.
Transparansi dalam konteks pengawasan pun harus terus diimplementasikan dan disosialisasikan langsung kepada Publik. Agar Publik tahu siapa-siapa pemain-pemain nakal dan pemain-pemain yang taat kepada aturan. Sehingga terjadi mekanisme “rewards and punishment” yang jelas.
Basis perlindungan dapat didukung dengan pemutakhiran data dan sistem pendataan yang memiliki akurasi, integritas dan kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan sumber data yang baik mekanisme perlindungan dapat dilakukan secara tepat, cepat dan akurat.
Mengingat pembangunan maritim akan menjadi sektor unggulan Pemerintahan ini, maka basis pengiriman Anak Buah Kapal (ABK) yang banyak menuai permasalahan yang luar biasa harus mendapat perhatian khusus. Sehingga basis perlindungan terhadap para ABK yang bekerja di Luar Negeri dapat dilakukan sesuai dengan harkat dan martabat mereka sebagai Manusia Indonesia.
Bekerjasama dengan Kepolisian dan Pengawas Ketenagakerjaan untuk memerangi Perdagangan Manusia Indonesia baik di dalam mau pun di luar negeri.

Anak Kampung….

Aku ini anak kampung…
Lahir dan besar di kampung
Tapi aku beruntung
Pendidikanku sudah sampai ujung

Aku tidak pernah bingung
Berpikir keras bukan termenung
Bekerja keras jadi tulang punggung
Untuk kehidupan yang bersambung

Aku tidak suka disanjung
Apalagi sampai melambung
Bisa membuat perutku kembung
Pikiranku diselimuti mendung

Jangan aku ditelikung
Karena nyawaku siap disabung
Untuk suatu prinsip yang ku junjung
Maju terus sampai di penghujung

Masalah Outsourcing BUMN, PR Menteri BUMN

Tidak akan pernah berhenti bagi saya untuk terus menyuarakan kepentingan Rakyat kecil. Apalagi ini semua adalah amanat konstitusi dan juga sesuai dengan ketentuan UU No 13 tahun 2003.
Masalah Outsourcing di BUMN yang sudah berlarut-larut, kini memasuki babak baru dengan terbentuknya Pemerintahan baru. Keberpihakan Pemerintahan baru ini tersentra pada sosok Menteri BUMN, Rini Soemarno. Masalah ini akan menjadi pembuktian marhaenisme dan keberpihakannya terhadap wong cilik. Di mana ribuan karyawan alih daya (outsourcing) di BUMN menantikan kepastian nasibnya. Padahal mereka Sudah bekerja bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.
Apa yang akan menjadi gebrakan Rini dalam menyelesaikan masalah itu? Hal ini adalah hal yang Besar dan Prinsip, dan tidak bisa tidak harus menjadi prioritas dan perhatian Rini sebagai Menteri BUMN.

Salam,
Poempida Hidayatulloh
Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat – ORKESTRA

Analisa CFD (Computational Fluid Dynamics) Dalam Menentukan Tren Kecepatan Angin Berdasarkan Perbedaan Contour Daratan

Oleh: Dr. Poempida Hidayatulloh

Abstrak

Kecepatan angin relatif di suatu koordinat bumi sangat dipengaruhi oleh contour daratan/permukaan bumi di sekelilingnya. Dengan menggunakan “boundary condition” yang tepat dan dihitung dengan variabel yang ada, simulasi 3 dimensi tentang kecepatan angin dapat dihasilkan. Simulasi tersebut dapat dijadikan acuan untuk menentukan koordinat alat pengukur kecepatan angin yang diposisikan secara optimal untuk mendapatkan basis kecepatan angin yang maksimal dalam konteks pembangunan PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu).

Bahan untuk paparan pada CFD Forum Group Discussion, BMKG, 12 November 2014

Pak JK Menjenguk Pak Fahmi di Singapore

Kemarin Minggu Pak JK menjenguk Pak Fahmi di RS Mount Elizabeth Singapore.
Beliau datang bersama rombongan, mendarat di Changi pukul 10.15 pagi. Saya menjemput Beliau bersama Dubes RI di Singapore.
Sampai di RS Mount Elizabeth pukul 10.44.
Pak Fahmi terlihat sangat gembira dijenguk oleh Wakil Presiden RI ini.
Mereka banyak bercengkerama dan bercerita tentang berbagai perawatan di Rumah Sakit. Pak JK banyak cerita hal-hal yang lucu-lucu. Pak JK membeti saran agar selalu mengikuti saran dokter dengan baik dan jangan berbeda. Karena nanti bisa berdampak harus diulangnya prosedur pengobatan yang sama.
Kedua Tokoh nasional ini hanya membahas politik sedikit saja saat bertemu. Pak Fahmi menyampaikan ucapan Selamat Bekerja Kepada Pak Jokowi dan Pak JK beserta kabinetnya.
Terima kasih sudah menjenguk Papa, Pak JK.

Salam,
Poempida

image

Catatan Untuk Kabinet Kerja

Bersamaan dengan Hari Sumpah Pemuda, saya bermaksud mengucapkan selamat dan selamat bekerja kepada rekan-rekan saya yang terpilih menjadi menteri-menteri di Kabinet Kerja.
Saya pribadi berharap kepada seluruh masyarakat agar memberi kesempatan Kabinet Kerja untuk menunjukkan prestasinya.
Namun demikian ada beberapa catatan yang saya rasa penting agar kinerja dari Kabinet dapat terukur secara proporsional. Ada pun catatan-catatan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Berbagai masalah yang selalu muncul secara berulang di Indonesia ini dikarenakan lemahnya pengawasan di berbagai sektor. Tidak hanya dalam konteks anggarannya saja namun secara sistem pun tidak ada suatu mekanisme pengawasan yang mumpuni.
2. Pengawasan yang ada harus kemudian dapat ditindaklanjuti dalam konteks penegakan hukum yang tegas sehingga terjadi efek jera bagi para pelanggar hukum. Di sinilah kunci agar problematika tidak terjadi secara berulang.
3. Tekanan berat politik senantiasa menanti dari koalisi sebelah. Sehingga apa yang menjadi isu tentang berbagai kebocoran dan problematika Bangsa lainnya yang menjadi jargon-jargon kampanye koalisi lawan harus berhasil dibuktikan dapat diselesaikan oleh Kabinet Kerja.
4. Pemberantasan Korupsi dan masalah hukum lainnya harus menjadi KEWAJIBAN untuk ditegakkan dan bukan menjadi suatu prestasi kerja.

Saya pikir itulah beberapa Poin yang sangat penting untuk dijadikan panduan bekerja bagi para Menteri di Kabinet Kerja.
Sekali lagi, Selamat bekerja!

Salam,
Poempida Hidayatulloh

Poempida's Journal

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29.637 pengikut lainnya.