Poempida: Dokter, Dokter Gigi Dan Bidan PTT Akan Mendapatkan Insentif


Dalam pembahasan RAPBN-P 2013 Semalam dengan Para Eselon 1 Kementerian Kesehatan RI, terdapat pengajuan penambahan anggaran yang diperuntukan untuk Insentif bagi para dokter, dokter gigi dan bidan PTT di seluruh Indonesia.
Saya sangat menyambut baik hal ini, karena ini sesuai dengan apa yang saya perjuangkan selama ini dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan penghargaan bagi dedikasi para dokter dan bidan PTT ini, terutama yang bertugas di daerah-daerah terpencil.
Ada pun Insentif ini akan diberikan dengan berbasis lokasi penempatan para dokter dan bidan PTT ini. Artinya mereka yang bertugas di daerah terpencil akan mendapatkan insentif lebih dari yang lainnya.
Rencana ini pun sesuai dengan penguatan pelayanan kesehatan di seluruh daerah sebagai persiapan pelaksanaan BPJS pada tanggal 1 Januari 2014 mendatang.
Rencana pemberian insentif ini mendapatkan respon positif dari semua fraksi di Komisi IX.

Share this

2 pemikiran pada “Poempida: Dokter, Dokter Gigi Dan Bidan PTT Akan Mendapatkan Insentif

  1. sangat setuju, sudah selayaknya mereka mendapatkan itu semua. akan tetapi kabarnya panja outsourcing bumn gmana? jangan sampai rapat panja dimulai outsourcing di bumn (khususnya PLN) sudah di PHK semua… percuma dong… yg terancam di PHK tenaga administrasi, sekretaris, IT, Biller, Yantek.
    persoalan tersebut sama diseluruh PLN se Indonesia. yg santer bahkan sudah ada bukti surat2 PHK dari para pimpinan PLN Wilayah. percuma dahlan iskan mengumpulkan direksi BUMN kmrn bahkan sampai mengancam direksi yg tidak becus mengurus outsourcing lbh baik mundur. tp mana buktinya di PLN malah tidak menghiraukan sudah banyak surat yg menyatakan Outsourcing tidak akan di perpanjang ada yg blng bln Juni,Agustus bahkan oktober 2013 harus tidak ada lg outsourcing di PLN (tidak ada=dipecat) bukan systemnya tp orangnya yg dihilangkan.
    Eddy Erningpraja (DIRSDM) dan M. Triyono (Manajer Senior Outsourcing) PLN Pusat harus bertanggung jawab.

  2. Apakah ada insentif utk verifikator independen. Jangankan insentif, status kerja aja belum jelas. Bagaimana dg nasib verifikator independen jamkesmas Pak, yang hingga kini tak kunjung jelas status kerjanya di BPJS Kesehatan 2014 nanti.

Tinggalkan Balasan