Kesimpulan RDP Satgas OS BUMN dengan Komisi IX

KESIMPULAN
RAPAT DENGAR PENDAPAT DAN RAPAT DENGAR PENDAPAT UMUM
KOMISI IX DPR RI DENGAN KETUA SATUAN TUGAS MONITORING PELAKSANAAN KEBIJAKAN OUTSOURCING DI BUMN DAN GERAKAN BERSAMA (GEBER) BURUH/PEKERJA DI BUMN
RABU, 23 APRIL 2014
=============================================================

1.
Komisi IX DPR RI mendesak Satuan Tugas (Satgas) Outsourcing BUMN untuk menyelesaikan permasalahan penyerahan sebagian pekerjaan dan perjanjian pemborongan pekerjaan (outsourcing) dengan melaksanakan kesimpulan Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menakertrans RI dan Menteri BUMN RI, tanggal 4 Maret 2014 secara nyata sesuai waktunya.

2.
Komisi IX DPR RI mendesak Menakertrans RI dan Menteri BUMN memberikan kewenangan Satgas Outsourcing BUMN untuk dapat mengeksekusi kesimpulan rapat kerja, 4 Maret 2014, sesuai target waktu, verifikasi 12 Maret 2014 sampai dengan 12 April 2014 dan selanjutnya 12 April 2014 sampai dengan 12 Mei 2014 seluruh permasalahan outsourcing telah diselesaikan.

3.
Komisi IX DPR RI akan melaksanakan Rapat Konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk membahas audit kinerja khusus dalam konteks ketenagakerjaan di lingkungan BUMN.

4.
Komisi IX DPR RI meminta Satgas Outsourcing BUMN melibatkan serikat pekerja outsourcing BUMN (GEBER BUMN) dan / atau serikat pekerja di perusahaan masing-masing dalam setiap proses penyelesaian masalah outsourcing.

5.
Komisi IX DPR RI meminta Kemenakertrans RI dan Menteri BUMN RI untuk menerbitkan surat edaran kepada seluruh dinas ketenagerjaan dan direksi BUMN, direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di daerah untuk menghentikan proses PHK pekerja outsourcing dengan alasan apapun.

KETUA RAPAT,
ttd
dr. RIBKA TJIPTANING

Share this

26 pemikiran pada “Kesimpulan RDP Satgas OS BUMN dengan Komisi IX

  1. Kurang dari 3 minggu batas akhir waktu penyelesaian OS di BUMN, tetapi di Pertamina nampaknya belum ada tanda – tanda rekomendasi dijalankan. Kira – kira apa ya.. yang ada di hati para Direksi BUMN ini? DPR Komisi IX adalah harapanku.

    1. betul sekali itu, kenapa di PERTAMINA belum ada satgas sedangkan batas waktu yang telah di tentukan tinggal berapa minggu lagi. mana mungkin bisa selesai jika hanya wacana saja.
      jangan-jangan bukanya selesai malah pemecatan yang akan terjadi.

  2. Sepertinya Pertamina diberikan hak khusus dalam pengelolaan Outsourcing…buktinya sampai dengan sekarang seperti tidak ada kejadian apa-apa di Pertamina…OS yang bekerja di core tetap di kontrak pertahun seperti biasa…

    Saya berharap walaupun tidak langsung mengangkat pegawai OS nya menjadi pegawai tetap Pertamina tetapi paling tidak ada niat dari Pertamina untuk mengangkat OSnya melalui tahapan tes yang dikhususkan untuk OS dalam masa kerja tertentu.
    namun sampai dengan sekarang sepertinya belum ada yang seperti itu…mudah-mudahan kedepannya Pak Poempida dan para anggota komisi IX bisa mendesak pihak terkait untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

  3. IBU anggota DPR komisi 9 YTH,PT PLN Persero
    Belum ada keputusan
    malah menunjukan ke anak perusahaan nya Haleyora Power
    dan Haleyora Power menunjuk Anak Usahanya Haleyora Powerindo.

    Mohon di tindak lanjuti masalah anak beranak pinak ini.
    trims

  4. yth p poempida dan kom 9….
    hanya dgn meminta,mendesak atau menyarankan tanpa funishment/hukuman mungkinkah para dirut bumn serta jajarannya akan melaksanakan kesimpulan Rapat Kerja Komisi IX DPR RI dengan Menakertrans RI dan Menteri BUMN RI, tanggal 4 Maret 2014 secara nyata sesuai waktunya.???

    fakta dilapangan sampai detik ini blm ada tanda tanda eksekusi kesimpulan rapat kerja, 4 Maret 2014 ..sepi…khususnya di pertamina, malah yg ada intimidasi OS (dicurigai) dgn mencari cari kesalahan kerja …

  5. lebih tragis lagi kami OS DIPLN AREA SURAKARTA DIST JATENG AKAN ADA PHK BESAR BESARAN TERUTAMA TERHADAP PETUGAS MAINBILL YG USIA DIATAS 50 TH DAN REKOMENDASI PANJA TIDAK DIJALANKAN MOHON BANTUAN BAPAK BAPAK DI DPR UNTUK BERTINDAK TERHADAP VENDORNYA NUWUN

  6. Pak Poempida yth,
    Tlong dong Pertamina di awasi betul2, klo perlu bkin satgas khusus utk audit pertamina..
    Krena sampai dengan saat ini di pertamina masih tenang2 saja alias masa bodo..

  7. Yth Pak Poempida,
    Bagi saya untuk saat ini belum ada pengangkatan diTelkom, waktunya tinggal beberapa minggu lagi,saya berharap ada pengangkatan karyawan tetap.apa hanya wancana saja?..masih tenang2x saja..blm ada perubahan menjalankan rekomendasi Panja OS.

    1. ya saya rasa ini cuma pencitraan saja karna sampai skrg nasib para pekerja os bumn belum juga jelas
      hanya pak poempida dan sebagian kecil anggota dpr yg benar2 tulus membantu perjuangan para os memperbaiki nasib..

  8. Andai saja pada susunan kabinet mendatang yang menjabat sebagai Menteri BUMN dan Menteri Tenaga Kerja adalah diantara Mereka – mereka ini : Bung Poempida (Golkar), Bung Indra ( PKS). Ibu Rieke (PDIP), Ibu Ribka ( PDIP) terus kira-kira gimana ya naisb Pekerja OS BUMN ini?? ada yang tau…?

  9. DI Bang BNI belum juga ada tanda tanda akan melaksanakan hasil pertemuan tsb, ferifikasipun belum juga.kemarin mereke terima bonus 7 bulan gaji sedangkan kmi hanya melongo melihatnya, sakit benar rasanya..

  10. pa poempida, tolong jelaskan pada kami kaum outsourcing bumn ada apa,apa yg terjadi dengan para petinggi si penguasa outsourcing bumn atas blm berjalannya penghapusan outsourcing dinegeri RI tercinta ini???? sampai hati memancung masa depan rakyatnya sendiri di negerinya sendiri dengan sistem perbudakan modern outsourcing!

  11. pak poempida tolong diawasi untuk masalah pengangkatan outsourcing mjd pegawai tetap khususny di pertamina,sampai sekarang tidak ada tanda2′ untuk pengangkatan outsourcingnya,kelihatannya setengah2,beri sanksi yang tegas apabila tidak menjalankan proses ini.,pekerja outsourcingnya belum tuntas,koq malah membuka pengumuman untuk lowongan baru?!!

  12. yth bp poempida,jangan sampai outsourcing pertamina hanya cuma dipindahkan ke anak perusahaan,krn kalau ke anak perusahaan,sama saja tidak ada perubahan yang signifikn’,karena ada pula di anak prusahaan statusnya pun masih kontrak per tahun,sama saja outsorcing tetapi cuma beda nama’,untuk kesejahteraan pun jauh berbeda sekali dg pegawai tetap pertamina.,mohon diperketat pengawasan,mohon perhatiannya,&teriuma kasih

    1. Saya tenaga kerja bantu (outsourching) di TBBM Tuban dari th 2011-sampai sekarang, sebelumnya saya di TBBM surabaya group kontrak dibawah PT.Patra Teknik… yang terjadi di lapangan tiap tahun pasti ada kontrak baru dan selalu berganti PT (menghindari aturan UU??).. tiap ada seleksi tenaga organik kami selalu ikut (tpi gk pernah ada kabar..), sedangkan pekerjaan inti di TBBM Tuban kebanyakan yang menguasai adalah outsourching dengan gaji yang jauh tidak sepadan dengan organik yang kebanyakan tidak punya kemampuan (kompetensi), sedangkan kami selalu dituntut untuk loyal kpd PERTAMINA dg kesejahteraan terabaikan jadi sehebat apapun otak kami.. kami tetep outsourching yang punishmentnya jelas tapi rewardnya gak ada??… yang dapat reward hanya organik dari pertamina yang kebanyakan gk ada kemampuan karena jdi pegawai pertamina seperti ikut lotre.. bukan dilihat dari kemampuan…. gimana Pertamina mau bersaing dengan tetangga sebelah??…

  13. Hari ini tanggal 13 Mei 2014, telah habis masa tenggang waktu penyelesaian OS BUMN oleh SATGAS, apakah memang tidak ada artinya lagi keputusan lembaga tinggi negara sekelas DPR dimata Direksi BUMN dan BPJS. Sungguh sangat ironis jika keputusan DPR saja tidak di indahkan apalagi tuntutan dari serikat pekerja.?

  14. yth bapak poempida,,,,kenapa sampai sekarang belum ada penjelasan tentang nasib kami anggota cater (catat meter) pln..sedangkan sekarang PLN tidak mengakui cater (catat meter) sebagai pekerja inti di pln,apakah pengabdian kami selama ini hilang begitu saja,,,trims ats jawabannya.

  15. Hingga tenggat batas waktu yang ditentukan 13 mei 2014 kami sales bank bumn masih tetep outsourching kok…janjinya mana?dr mentri bumn dan menakertrans

  16. Hingga saat ini tgl 13 mei 2014 b.mandiri belum ada tanda tanda yg mencolok untuk perubahan status karyawan OS ke karyawan tetap.mana janji para petinggi negeri ini yang tertepati janji tinggal janji.

  17. para pemimpin negeri ini sudah buta mata.dan hatinya tidak ada yang memikirkan kepentingan rakyat,kami hampir 20tahun masih os di pt telkom. mereka mementingkan diri sendiri,masa bodo terhadap tenaga os

  18. Kepada Yth Rekan2 senasib sepenanggungan OS.,kami juga belum ada tanda tanda di PT.PLN(Persero) wilayah sumut area binjai,jika begitu adanya tetap kita juga harus tetap berdo’a kepada tuhan yang maha esa.,semoga apa yang selama ini sudah diperjuangkan agar seluruh karyawan OS BUMN menjadi pegawai tetap, oleh semua pihak khususnya oleh wakil wakil kita di komisi IX DPR segera terlaksana.

Tinggalkan Balasan