Timwas TKI Desak Mabes Usut Tuntas 17 PPTKIS Bermasalah

Wakil Ketua Timwas TKI DPR RI Poempida Hidayatulloh mendesak Mabes Polri mengusut tuntas 17 Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang tertangkap di bandara internasional Soekarno-Hatta.
“Kami mendesak Mabes Polri usut tuntas 17 PPTKIS yang tertangkap di bandara Soekarno-Hatta saat  memberangkatkan TKI ke UEA dan Qatar, padahal kedua negara tersebut  saat ini sedang proses moratorium,” kata Poempida di Gedung DPR RI, Senayan, Senin (22/09).
Poempida mengatakan, 17 PPTKIS yang tertangkap itu adalah para pemain ilegal tulen yang “dipelihara” oleh oknum tertentu. “Satu sisi penempataan TKI dimoratorium tapi di sisi lain keberadaannya yang ilegal dipelihara alias “diternak” oleh oknum-oknum tertentu,” tegasnya.

Timwas TKI juga meminta Mabes memeriksa medical yang tegabung dalam Gamca –Gamca organisasi medical yang berpusat di Riyadh, Saudi Arabia–yang dengan sengaja mengatur dalam negeri kita.
“Apjati sudah mengirim Surat keberatan ke Menkes namun tidak digubris,” katanya.
Perlu diketahui, para TKI yang dikirim ke Timteng meskipun Negara moratorium harus ada medical dari Gamca. Jadi  kalau tidak ada medical dari Gamca tidak bisa masuk ke negara Timteng. “Dalam konteks ini, Gamca ikut berperan aktif membantu TKI non prosedural/ilegal dimana-mana,” jelasnya.

Share this

Tinggalkan Balasan