Rupiah Lemah Desa Diuntungkan?

Ada suatu fenomena yang aneh saat seorang menteri mengatakan bahwa naiknya nilai Dolar Amerika membawa berkah bagi desa dan daerah tertinggal. Alasannya, produk kerajinan daerah tertinggal tercipta dari kreativitas lokal. Sehingga ada muatan corak budaya atau citarasa khas daerah yang membuatnya makin unik, menarik di mata konsumen mancanegara.

Naiknya nilai dolar itu adalah bencana Ekonomi bagi Indonesia. Itu harus disadari oleh Pemerintah, apalagi yang bicara seorang menteri.
Produk Kreatif Dari mana pun juga di Indonesia mendadak menjadi sangat murah di Mata negara lain, jika nilai tukar rupiah melemah. Bisa saja ini akan mengangkat ekspor, tapi sang Menteri tidak berani membahas secara rinci berapa potensi ekspor yang bisa diterjadi.
Yang jelas, turunnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar, akan menyebabkan mahalnya berbagai teknologi, yang jelas-jelas akan menghambat akselerasi Pembangunan Nasional. Basis-basis biaya yang berkaitan dengan kesejahteraan lainnya pun akan menjadi mahal. Mulai Dari pendidikan sampai kesehatan akan terpengaruh. Apalagi isu mengenai daya beli masyarakat. Jelas pasti terpengaruh juga.
Jadi apa sebenarnya berkahnya untuk masyarakat Desa?
Pemerintah sebaiknya tidak perlu berkomentar memberikan informasi  yang berusaha menenangkan tetapi bias secara akurasi. Bekerja sajalah untuk kemudian menghasilkan dan mencapai target yang diinginkan.

Poempida Hidayatulloh
Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra)

Share this

Tinggalkan Balasan