Karya Paripurna dari teman baik di Toyota


Melanjutkan tulisan saya sebelumnya tentang teman baik saya Rizal. Dia memberi informasi bahwa di awal November akan keluar suatu milestone penting dari Product Planning and Development Division (PPDD) yang dipimpinnya semasa di PT. Toyota Astra Motor. TAM akan meluncurkan suatu varian kendaraan yang prototype-nya sudah dimunculkan di GIIAS 2015 yang mana konsep, styling dan development akan dilakukan oleh staf2 PPDD dibawah supervisi teman saya itu.

Dengan rasa penasaran saya cari – cari kabar di internet, kemudian mendapatkan kabar bahwa TAM akan meluncurkan varian Yaris Heykers di awal November. Lalu saya coba gali – gali tentang kenapa disebut milestone penting. 

Ide Heykers ini dimunculkan sewaktu divisinya diminta menyiapkan model khusus untuk mengisi pameran Toyota di GIIAS. Setelah mempertimbangkan kondisi trend pasar yang mengarah ke Crossover serta kemudahan untuk dapat memproduksi dalam waktu tidak terlalu lama jika mendapat respon positif, maka diputuskan untuk membuat Yaris yang dimodifikasi menjadi Crossover dan diberi nama Yaris Heykers. Dimana nama Heykers itu sendiri adalah usulan Rizal mengambil akar dari kata Hiker yaitu seseorang yang melakukan hiking.

Di GIIAS, Heykers mendapat sambutan yang positif, sehingga ada dorongan agar bisa diproduksi. Celah peluang ini dimanfaatkannya untuk memperluas kemampuan yang selama ini ada di area komponen plastik dan electrical dengan menambahkan kemampuan design dan rancang bangun velg, shock breaker dan per. Mendorong keterlibatan styling designer dan engineer Indonesia berkolaborasi dengan engineer TRD dan supplier. Dia mensupervisi proyek ini secara langsung semenjak dari desain sampai pada evaluasi performa velg, suspensi dan per.

Dia sangat senang karena Heykers ini akhirnya bisa diluncurkan ke pasar, terutama karena proses development model seperti Heykers baru TAM Indonesia yang melakukan diantara distributor lain di Asia diluar China. Ini kebanggaan tersendiri karena Heykers diinisiasi, dirancang, dibangun dan diproduksi oleh designer dan engineer Indonesia. 

Komponen lain di Heykers yang merupakan ide inovasinya adalah sistem audio yang sudah menggunakan touch screen dan dilengkapi dengan aplikasi Toyota Move yang sudah mulai dikonsepkan semenjak 2006 namun baru terimplementasi di tahun 2013 dan berlanjut sampai sekarang. TAM adalah inisiator sistem audio seperti ini yang kemudian baru diikuti oleh distributor2 Toyota lainnya.

Melihat kontribusi yang sudah Rizal berikan ke TAM, sungguh Saya tidak mengerti kenapa dia disingkirkan oleh Fukui. Sungguh suatu kedzoliman yang besar.

Share this

Tinggalkan Balasan