Rully Oktavianto, Siapa sih Dia?

Hari Kamis kemarin, siang jam 12 saya diundang oleh Saudara Rully Oktavianto dalam rangka Media Gathering. Rully sedang berniat maju untuk berkompetisi merebut posisi Ketua Umum HIPMI Jaya, yang mana Musda nya akan diadakan pada tanggal 12 Januari mendatang.

Sungguh sangat menarik meyimak dinamika perhelatan persaingan anak-anak muda dalam kiprahnya di organisasi dan himpunan. Dari sini banyak hal yang saya amati tentang karakter-karakter persaingan di kalangan anak muda yang di kemudian hari tentunya dapat bermanfaat bagi saya dalam pemetaan politik Indonesia ke depan.

Pada Umurnya yang baru 30 tahunan, seorang anak muda, Rully Oktavianto, sudah memutuskan untuk memilih jalan hidup sebagai seorang pengusaha. Karakter yang berani seperti ini memang syarat mutlak yang harus dimiliki seorang pengusaha sejati. Pada umunya banyak anak muda yang memilih jalur profesional dan menjadikan porsi sebagai pengusaha dalam konteks coba-coba dan dijadikan sebagai income sampingan. Yang jelas, “road map” nya jadi pengusaha itu ya memag harus nyemplung langsung ke dalam bidang bisnis yang digeluti. Usaha atau Bisnis tidak bisa dijadikan “second priority”.

Langkah-langkah yang diambil Rully dalam berusaha pun merupakan langkah yang sangat tepat. Dia bergabung dengan Hipmi Jaya, 4 tahun silam, dalam agendanya berusaha untuk memperluas jaringan. Network atau jaringan memang merupakan hal wajib juga yang harus dimiliki oleh pengusaha. Dengan jaringan yang luas usaha di bidang apa pun selalu membutuhkannya. Mengapa demikian? Tentunya jika kita tidak mengenali siapa yang membutuhkan atau apa kebutuhan kita, maka tidak pernah akan terjadi suatu transaksi. Melalui jaringan inilah seorang pengusaha dapat mendapatkan informasi untuk memperluas jangkauan usahanya dalam bertransaksi. Satu hal yang harus dikejar oleh pengusaha adalah transaksi. Tidak ada transaksi berarti tidak ada bisnis.

Kendala yang “ultimate” bagi pengusaha, tentu selalu berada di sekitar isyu permodalan. Sungguh senang mendengar ketika Rully berbicara kemarin, bahwa dengan HIPMI sumber pendanaan/permodalan dengan biaya dan bunga terjangkau ternyata bisa didapatkan. Dan tentunya semakin banyak interaksi dengan pengusaha lainnya pun, pada umumnya dapat menjawab permasalahan permodalan juga.

Kenapa saya menulis tentang sosok Rully di blog saya ini? Ya karena saya tertarik saja dengan kiat-kiat yang dia ceritakan kepada saya dalam berusaha, dan tentunya dapat saya gunakan untuk menjadi suatu analogi ketika saya menjadi pembicara mengenai kewirausahaan. Selain itu, Rully Oktavianto adalah Kader Golkar, seperti saya. Salam Kewirausahaan!

Oleh Dr. Poempida Hidayatulloh

Share this

Tinggalkan Balasan